JellyMuffin.com - The place for profile layouts, flash generators, glitter graphics, backgrounds and codes

Senin, 28 April 2008

Mahalnya kematian Yesus di Salib

Mahalnya kematian Yesus di Salib

Seorang bapak setengah baya bekerja pada sebuah perusahaan kereta
api,dan tugas bapak ini mudah saja. Beliau hanya bertugas menarik sebuah tuas
yang mengerakkan roda roda raksasa yang saling berhubungan untuk mengangkat jembatan yang merintangi jalan kereta api itu, sehingga kereta api tersebut dapat lewat dengan selamat. (tentu saja jika jembatan tersebut tidak diangkat... maka kereta api
itu akan mengalami kecelakaan yang sangat hebat).

Bapak ini mempunyai seorang anak satu satunya yang sangat dikasihi
dengan segenap jiwanya. Suatu hari, anak bapak ini mengunjungi bapaknya dan bapaknya membiarkan anaknya melihat lihat tempat kerjanya. Sewaktu anaknya menghampiri roda roda raksasa tersebut , tiba tiba sang anak terpeleset dan jatuh diantara roda roda raksasa tersebut. Malang baginya.. kaki anak kecil tersebut terjepit dengan eratnya diantara gerigi roda-roda raksasa tersebut. Demi melihat kaki anaknya terjepit diantara roda-roda raksasa tersebut, sang bapak dengan serta merta berusaha menolong melepaskan kaki anak tersayangnya tersebut dari jepitan gerigi roda tersebut....

Setelah berusaha sekian lama, sang bapak ini masih belum bisa melepaskan kaki anaknya tersebut. Sesaat kemudian, sang anak mulai menangis karena ketakutan. Tiba tiba dari kejauhan terdengarlah secara samar-samar suara peluit kereta api tersebut dari kejauhan memberi tanda agar jembatan itu harus segera diangkat. Sesaat kemudian hati bapak ini menjadi sangat sedih dan ketakutan... Di dalam kecemasannya dia masih berusaha melepaskan kaki anaknya... tapi masih tidak ada hasilnya....

Tidak lama kemudian suara peluit kereta api tersebut terdengar semakin jelas dan dekat. Hati bapak ini seketika menjadi hancur... bapak ini mulai menangis dengan sedihnya. Di dalam hati bapak ini muncul suatu keraguan haruskah dia mengorbankan anak satu satunya demi menyelamatkan kereta api itu yang penumpangnya tak ada satupun yang dia kenal?

Namun jika dia memilih untuk menyelamatkan anaknya... maka berapa jiwa
yang akan melayang dengan sia sia hanya gara gara satu orang saja....????

Sesaat kemudian... bapak ini perlahan lahan mencium kening anaknya dengan penuh kasih sayang dan dengan hati yang sangat hancur... lalu bapak ini mulai berdiri dan menuju ke tuas pengangkat jembatan tersebut...dengan air mata yang membasahi sampai ke bajunya... sang bapak ini melihat sekali lagi pada anak satu satunya itu... Sesaat kemudian bapak ini menarik tuasnya dan jatuh lemas dan menangis sejadi-jadinya tanpa berani malihat

proses kematian anaknya yang sangat tragis yang tidak pernah dibayangkan olehnya demi menyelamatkan orang-orang yang ada didalam kereta api itu,

yang sama sekali tidak mengetahui, bahwa saat itu juga mereka telah bebas dari kematian yang kekal.... Saudaraku yang terkasih... jika kita renungkan kembali kisah diatas... Bukankah cerita diatas telah terjadi 2000 tahun yang lalu... dimana
Yesus telah disalib hanya untuk menebus dosa kita...?
Siapakah kita ini sehingga kita memperoleh keselamatan itu...?

Sesungguhnya kita ini tidak lebih dari sampah yang tidak ada harganya...
Tetapi kasih Yesus begitu besar...
Sehingga Dia rela mati diatas kayu salib hanya untuk menebus dosa kita (injil Yohanes 3:16).

Saya mau katakan pada saudara... Bahwa hanya Yesus sajalah yang rela mengorbankan nyawanya bagi kita.Tak ada kasih yang demikian besar seperti yang dilakukan Yesus demi menyelamatkan kita. Kematian Yesus itu tidak dapat dinilai dengan apapun yang ada didunia ini... terlalu mahal dan sangat mahal untuk sebuah
jiwa seperti saya dan saudara...

Tapi, saya juga mau katakan sesuatu pada saudara... Kematian Yesus 2000 tahun yang lalu bukan hanya untuk menebus dosa orang yang hidup pada jaman itu saja...

Tetapi darah-Nya yang tercurah 2000 tahun yang lalu masih mampu dan

Dia sanggup menyelamatkan semua orang yang percaya. Percayalah kepada Yesus...

Sebab hanya melalui Dialah kita dapat diselamatkan. Dan bagi kita yang sudah percaya pada Yesus... Janganlah kita menjual kematian Yesus dengan hal hal yang bersifat duniawi Terlalu mahal harga sebuah nyawa itu, sobat.

Teman temanku yang terkasih didalam Yesus Kristus... Kami tidak mau teman-teman hanya membaca kisah di atas ini lalu didelete tanpa di forward kepada teman-teman kalian yang lain... Sediakanlah waktu bagi Tuhan untuk bersaksi tentang pengorbananNya ini

kepada teman temanmu yang belum mengenal Yesus secara pribadi. Jika Tuhan yang menciptakan langit dan bumi ini selalu menyediakan waktu-Nya bagi mengawasi teman-teman sekalian, kenapa teman-teman tidak membalas kebaikan-Nya dengan mengirimkan email ini kepada orang orang yang masih menanti uluran tangan kita?, Sekaranglah waktunya,jangan ditunda lagi Sebab hari esok kan terlambat...! Selamat bersaksi dan menerima keselamatan yang dari Allah...

Tuhan Beserta Kita...

This is cool Try it

Get a calculator ready!


YOUR AGE BY EATING OUT

Don't tell me your age; you probably would tell a falsehood anyway-but

your waiter may know!


YOUR AGE BY DINER & RESTAURANT MATH


This is pretty neat




DON'T CHEAT
BY SCROLLING DOWN FIRST!


It takes less than a minute. Work this out as you read .

Be sure you don't read the bottom until you've worked it out!

This is not one of those waste of time things, it's fun.


1. First of all, pick the number of times a week that you would like to go out to eat. (more than once but less than 10)

2. Multiply this number by 2 (just to be bold)

3. Add 5

4. Multiply it by 50

5. If you have already had your birthday this year add 1758...

If you haven't, add 1757.

6. Now subtract the four digit year that you were born.

You should have a three digit number

The first digit of this was your original number. (I.e., How many times you want to go out to restaurants in a week.)


The next two numbers are


YOUR AGE ! ------ (Oh YES, it is!)

Disekap dan Diperkosa Ayah Selama 24 Tahun


WINA, SENIN - Seorang perempuan mengaku telah disekap ayahnya selama 24 tahun di ruang bawah tanah tempat penyimpanan anggur. Tak hanya itu, sang ayah juga dilaporkan berulang kali memperkosanya hingga perempuan itu melahirkan tujuh anak.

Dalam pernyataannya, polisi Austria mengatakan bahwa Elisabeth F (42) hilang sejak 29 Agustus 1984. Ia baru ditemukan polisi pada Sabtu (26/4) malam atau Minggu (27/4) waktu Indonesia, setelah mengikuti sebuah petunjuk.

Franz Polzer, Kepala Biro Urusan Kriminal Kepolisian Austria, mengungkapkan seorang pria 73 tahun yang diidentifikasi sebagai Josef F telah ditahan.

Polisi menjabarkan, urutan kasus itu dimulai ketika Elisabeth mengirimkan surat sebulan setelah dinyatakan hilang. Dalam surat itu, Elisabeth minta orangtuanya tidak mencarinya.

Kepada polisi, Elisabeth mengaku bahwa sang ayah mulai memperkosanya ketika ia berusia 11 tahun dan menguncinya dalam sebuah kamar di ruang bawah tanah untuk menyimpan anggur pada 28 Agustus 1984.

Perkosaan demi perkosaan dialami perempuan itu selama 24 tahun kemudian secara terus menerus. Ia bahkan sudah melahirkan enam anak. Pada 1996 ia melahirkan anak kembar dan salah satunya meninggal beberapa hari kemudian karena tidak dirawat secara benar. Ada dugaan, Josef kemudian mengambil jenazah bayi itu dan membakarnya.

Polisi mengatakan Elisabeth tampak sangat terganggu mentalnya selama pemeriksaan. Ia baru mau bicara setelah pemerintah meyakinkan bahwa ia tidak akan bertemu lagi dengan ayahnya dan anak-anaknya juga akan dirawat dengan benar.

Salah satu putrinya yang bernama Kerstin (19) saat ini sedang dirawat di Amstetten Austria Bawah dalam kondisi kesehatan yang sangat serius.

Kantor berita Austria APA, mengutip polisi, melaporlkan bahwa Josef telah ditangkap tetapi belum membuat pengakuan secuil pun.

APA juga mengutip Gerhard Sedlacek, juru bicara kantor jaksa di St Poelten, bahwa ada enam anak yang masih hidup sampai sekarang, tiga perempuan dan tiga laki-laki. Rentang usia mereka antara 5-20 tahun. Untuk mengetahui apakah Josef benar-benar ayah mereka, akan dilakukan tes DNA.

The Atmosphere of Life

Sore itu disebuah subway di kota New York,

suasana cukup sepi.Kereta api bawah tanah itu

cukup padat oleh orang-orang yang baru pulang

kerja. Tiba-tiba, suara hening terganggu oleh

ulah dua orang bocah kecil berumur sekitar 3 dan

5 tahun yang berlarian kesana kemari. Mereka

berdua mulai mengganggu penumpang lain.

Yang kecil mulai menarik-narik koran yang

sedang dibaca oleh seorang penumpang, kadang

merebut pena ataupun buku penumpang yang lain.

Si kakak sengaja berlari dan menabrak kaki

beberapa penumpang yang berdiri menggantung

karena penuhnya gerbong itu. Beberapa penumpang

mulai terganggu oleh ulah kedua bocah nakal itu,

dan beberapa orang mulai menegur bapak dari kedua

anak tersebut."Pak, tolong dong anaknya dijaga!"

pinta salah seorang penumpang. Bapak kedua

anak itu memanggil dan menenangkannya. Suasana

kembali hening, dan kedua anak itu duduk diam.

Tak lama kemudian, keduanya mulai bertingkah

seperti semula, bahkan semakin nakal. Apabila

sekali diusilin masih diam saja, kedua anak itu

makin berani. Bahkan ada yang korannya sedang

dibaca, langsung saja ditarik dan dibawa lari.

Bila si-empunya koran tidak bereaksi, koran itu

mulai dirobek-robek dan diinjak-injak. Beberapa

penumpang mulai menegur sang ayah lagi dengan

nada mulai kesal. Mereka benar-benar merasa

terganggu, apalagi suasana pulang kerja, mereka

masih sangat lelah. Sang ayah memanggil kembali

kedua anaknya, dan keduanya mulai diam lagi. Tapi

hal itu tidak berlangsung lama. Si anak mulai

membuat ulah yang semakin membuat para penumpang

di gerbong bawah tanah itu mulai marah.

Beberapa penumpang mulai memarahi sang ayah dan

membentak."Pak, bisa mendidik anak tidak sich!"

kata seorang penumpang dengan geram."Dari tadi

anaknya mengganggu semua orang disini,

tapi bapak koq diam saja". Sang ayah bangkit

dari duduknya, menghampiri kedua anaknya yang

masih mungil, menenangkannya,dan dengan sangat

sopan berdiri dan berkata kepada para penumpang

yang ada di gerbong itu.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu semua, mohon maaf atas

kelakuan kedua anak saya ini. Tidak biasanya

mereka berdua bertingkah nakal seperti saat ini.

Tadi pagi, kedua anak saya ini baru saja

ditinggal oleh ibu mereka yang sangat mereka

cintai. Ibu kedua anak saya ini meninggal karena

penyakit LEUKEMIA yang dideritanya".

Bapak itu diam sejenak.... , dan sambil mengelus

kepala kedua anaknya meneruskan ceritanya.

"Mungkin karena kejadian yang menimpa ibu mereka

berdua itu begitu mendadak, membuat kedua anak

saya ini belum bisa menerima kenyataan dan

agak sedikit shock karenanya. Sekali lagi saya

mohon maaf". Seluruh orang didalam gerbong

kereta api bawah tanah itu seketika terdiam.

Mereka dengan tiba-tiba berubah total, dari

memandang dengan perasaan kesal karena

kenakalannya, berubah menjadi perasaan iba dan

sayang. Kedua anak itu masih tetap nakal,

mengganggu seluruh penumpang yang ditemuinya.

Tetapi, orang yang diganggu malah kelihatan

tambah menampakkan kasih sayangnya. Ada yang

memberinya coklat, bahkan ada yang menemaninya

bermain.

PERHATIKAN KONDISI SUBWAY ITU!!!

PENUMPANGNYA MASIH SAMA!!!

KEDUA ANAK ITU MASIH NAKAL-NAKAL!!!

Tetapi terjadi perubahan yang sangat mencolok.

SUASANA DIDALAM SUBWAY ITU BERUBAH 180 DERAJAT.

KENAPA?....

KARENA SEBUAH INFORMASI.

Begitu pentingnya sebuah INFORMASI

KECIL... bisa merubah semua 'ATMOSPHERE'

lingkungan kita. Seringkali kita salah paham

dengan teman/sahabat kita, karena kita tidak

mengetahui sebuah INFORMASI KECIL tsb...

dan hal tersebut akan membuat 'ATMOSPHERE' yang

buruk dengan teman kita, mungkin kita pernah

berprasangka buruk pada teman kita...

karena kita tidak mengetahui INFORMASI YANG

SEBENARNYA!! That's is the POINT !!!

"The Truth Is Out There, You Have To Find

It..'coz The The Truth Can Change The Atmosphere

of Life"

Sumber : Unknown

saint of the impossible

Jika seorang wanita menangis


Jika seorang wanita menangis
dihadapanmu,
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.

Jika kamu memegang tangannya saat dia
menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang
hidupmu.

Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi
dirinya yang dulu.
Selamanya....

Seorang wanita tidak akan menangis
dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia
sayangi.
Dia menjadi lemah.

Seorang wanita tidak akan menangis
dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu,
Dia akan menurunkan rasa egoisnya.

Lelaki, jika seorang wanita pernah
menangis karena mu,
Tolong pegang tangannya dengan
pengertian.

Dia adalah orang yang akan tetap
bersamamu sepanjang hidupmu.

Lelaki, jika seorang wanita menangis
karenamu.
Tolong jangan menyia-nyiakannya.

Mungkin karena keputusanmu, kau merusak
kehidupannya.

Saat dia menangis didepanmu,
Saat dia menangis karnamu,

Lihatlah matanya....

Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang
dirasakannya?


Pikirkan....

Wanita mana lagikah yang akan menangis
dengan murni, penuh rasa sayang,
Didepanmu dan karenamu......

Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia
menginginkan simpati atau rasa kasihan

Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam
tidaklah memungkinkan lagi.

Lelaki

Pikirkanlah tentang hal itu

Jika seorang wanita menangisi hatinya
untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.

Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah
kau lakukan untuknya,
Hanya kau yang tahu jawabannya....

Pertimbangkanlah

Karena suatu hari nanti
Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
Mungkin akan terlambat untuk bilang 'MAAF'!!

Lentera Hati

Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi
sebuah
kampung dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa
orang-orang bisa sangat miskin. Mereka menginap beberapa hari di sebuah
daerah pertanian yang sangat miskin.

Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya. "Bagaimana
perjalanan kali ini?"

"Wah, sangat luar biasa Ayah"

"Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin" kata ayahnya.

"Oh iya" kata anaknya

"Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?" tanya ayahnya.

Kemudian si anak menjawab. "Saya saksikan bahwa :

Kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat.

Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ketengah taman kita dan mereka
memiliki telaga yang tidak ada batasnya.

Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki
bintang-bintang pada malam hari.

Kita memiliki patio sampai ke halaman depan, dan mereka memiliki cakrawala
secara utuh.

Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka memiliki
ladang yang melampaui pandangan kita.

Kita punya pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani
sesamanya.

Kita membeli untuk makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri.

Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki
sahabat-sahabat untuk saling melindungi."

Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara.

Kemudian sang anak menambahkan "Terimakasih Ayah, telah menunjukkan kepada
saya betapa miskinnya kita."

Betapa seringnya kita melupakan apa yang kita miliki dan terus memikirkan
apa yang tidak kita punya. Apa yang dianggap tidak berharga oleh seseorang
ternyata merupakan dambaan bagi orang lain. Semua ini berdasarkan kepada
cara pandang seseorang. Membuat kita bertanya apakah yang akan terjadi
jika
kita semua bersyukur kepada Tuhan sebagai rasa terima kasih kita atas
semua
yang telah disediakan untuk kita daripada kita terus menerus khawatir
untuk
meminta lebih.